CSH

Data pengujian konsumsi bahan bakar Tiggo 8 CSH versus hybrid paralel

Pengujian konsumsi bahan bakar Chery Tiggo 8 CSH menunjukkan efisiensi yang sangat tinggi dibandingkan hybrid paralel konvensional, menjadikannya salah satu SUV hybrid paling irit di pasar Indonesia dan dunia. Berikut data dan analisis lengkap pengujian konsumsi bahan bakar Tiggo 8 CSH versus hybrid paralel konvensional:


1. Data Pengujian Konsumsi BBM Tiggo 8 CSH

CSH
  • Dalam pengujian pada rute Tangerang–Bandung sejauh sekitar 150 km, konsumsi gabungan bahan bakar dan listrik Tiggo 8 CSH mencapai 59,17 km/liter menggunakan mode gabungan Pure EV dan HEV.
  • Untuk rute pulang-pergi Jakarta-Bandung-Jakarta yang mengandalkan mode HEV saja, konsumsi bahan bakar Tiggo 8 CSH adalah 28,1 km/liter.
  • Pada pengujian lain yang dilakukan oleh media, Tiggo 8 CSH mampu mencatat konsumsi hingga 59,13 km/liter, angka impresif untuk SUV 7-seater dengan bobot sekitar 2 ton.
  • Klaim resmi dari pabrikan dan pengujian oleh Kementerian Industri Cina menyatakan Tiggo 8 CSH mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 76 km/liter berdasar standar NEDC, mencerminkan efisiensi mesin, motor listrik, dan baterai yang sangat tinggi.
  • Tegangan baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) dan kemampuan pengisian cepat dari 30% ke 80% dalam 20 menit menambah kepraktisan penggunaan listrik dalam perjalanan.

2. Teknologi Pendukung Efisiensi

  • Tiggo 8 CSH menggunakan mesin 1.5L turbo ACTECO H4J15 dengan tenaga 143 PS dan torsi 215 Nm, dipadukan motor listrik dengan tenaga 204 PS dan torsi 310 Nm.
  • Sistem transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) efisiensi mekanis hingga 98,5% memungkinkan perpindahan tenaga mesin dan motor listrik secara mulus dan minim kehilangan energi.
  • Mode EV memungkinkan berkendara tanpa mesin bensin aktif sejauh hingga 90-100 km, mengurangi konsumsi bahan bakar secara drastis untuk perjalanan jarak pendek dan menengah.

3. Perbandingan dengan Hybrid Paralel Konvensional

  • Hybrid paralel konvensional seperti Toyota Innova HEV atau beberapa hybrid luar negeri umumnya memiliki konsumsi bahan bakar sekitar 20 hingga 30 km/liter dalam kondisi urban dan campuran, jauh di bawah Tiggo 8 CSH.
  • Sistem hybrid konvensional ini tidak memiliki kemampuan mode EV yang panjang sehingga motor listrik lebih sebagai pendukung akselerasi dan penghematan bahan bakar terbatas.
  • Transmisi pada hybrid konvensional biasanya transmisi otomatis biasa, yang memiliki efisiensi mekanis lebih rendah dibandingkan DHT Chery.
  • Pengisian baterai dan sistem regenerative braking hybrid konvensional juga tidak seagresif dan seefisien sistem di Tiggo 8 CSH.

4. Implikasi Konsumsi Efisien

  • Efisiensi bahan bakar yang tinggi ini menjadikan Tiggo 8 CSH sangat menarik di pasar SUV premium yang mengedepankan ekonomis penggunaan dan ramah lingkungan.
  • Jarak tempuh gabungan bahan bakar dan listrik hingga 1300 km memungkinkan pengendara jarak jauh lebih jarang isi ulang baik bahan bakar maupun listrik.
  • Mode EV yang mumpuni memberikan pengalaman berkendara nyaman dengan operasi senyap tanpa emisi, cocok untuk penggunaan harian di kota-kota besar. Luck365

Kesimpulan

Chery Tiggo 8 CSH unggul signifikan dibandingkan hybrid paralel konvensional dalam hal konsumsi bahan bakar dan efisiensi energi. Pengujian menunjukkan konsumsi bahan bakar bisa menembus hingga 59,1 km/liter dalam kondisi jalan nyata dan 76 km/liter dalam pengujian NEDC, dua kali lipat atau lebih efisien dibanding hybrid konvensional dengan konsumsi rata-rata 20-30 km/liter. Teknologi Dedicated Hybrid Transmission, baterai lithium iron phosphate tahan lama, dan kemampuan mode EV murni hingga 90-100 km menjadikan Tiggo 8 CSH unggul bagi konsumen yang mencari SUV hybrid dengan performa maksimal dan hemat bahan bakar. Kayasushica