Selain Texas, beberapa negara bagian dan wilayah lain di Amerika Serikat serta beberapa negara di dunia mulai menunjukkan dukungan regulasi yang mendukung percepatan penggunaan robotaxi Tesla, meskipun dengan berbagai tingkat kesiapan dan persyaratan. Berikut uraian yang lengkap ini mengenai tentang negara atau juga dengan wilayah yang telah mengikuti jejak Texas dalam mendukung robotaxi Tesla tersebut:
1. California, Amerika Serikat

California telah merupakan salah satu negara dibagian paling ketat dalam regulasi kendaraan otonom tersebut, tetapi dengan secara bertahap dalam memberikan izin penting bagi Tesla untuk dapat melakukan pengujian maupun operasional dengan robotaxi. Tesla telah memperoleh izin dalam transportation charter-party carrier permit (TCP) dari bagian Komisi Utilitas Publik California (CPUC), yang telah memungkinkan untuk perusahaan memiliki dan juga dapat mengendalikan armada kendaraan untuk keperluan dalam tumpangan yang telah diatur tersebut. Namun, izin ini sampai kini belum mengizinkan Tesla untuk menyediakan layanan robotaxi tanpa pengemudi sepenuhnya kepada publik. Tesla juga masih perlu mendapatkan izin tambahan dari Departemen Kendaraan Bermotor California (DMV) untuk mengoperasikan layanan komersial robotaxi otonom penuh. Meski prosesnya yang masih panjang, California tetap akan menjadi wilayah yang paling utama yang telah mendukung dalam pengembangan robotaxi dengan regulasi yang sangatlah jelas dan juga kontrol ketat demi keselamatan dengan publik.
2. Florida, Amerika Serikat
Florida dikenal memiliki regulasi yang cukup longgar mirip Texas. Negara bagian ini juga memberikan kesempatan luas bagi pengujian kendaraan otonom di jalan umum tanpa pembatasan yang ketat. Fleksibilitas regulasi ini mendukung Tesla dan perusahaan lain untuk mengoperasikan robotaxi secara eksperimental dan tahap awal, sehingga Florida dianggap sebagai salah satu kawasan yang mendukung percepatan adopsi robotaxi.
3. Washington, D.C. dan New York, Amerika Serikat
Perusahaan rival Tesla seperti Waymo sedang merencanakan peluncuran layanan robotaxi di Washington, D.C. dan mengajukan izin di New York. Walaupun proses regulasi dan perizinan di sini relatif ketat, dukungan pemerintah daerah yang jelas menyediakan jalur percepatan bagi layanan robotaxi. Hal ini menandakan kota-kota besar dengan populasi padat dan infrastruktur transportasi maju mulai membuka diri terhadap teknologi otonom sebagai solusi transportasi masa depan.
4. Beberapa Negara di Dunia yang Mendukung Robotaxi Secara Umum
Selain AS, beberapa negara lain terutama di Asia dan Eropa mulai mengadopsi regulasi yang memungkinkan pengujian dan peluncuran robotaxi secara terbatas. Meski belum spesifik pada Tesla, contoh negara seperti China, Korea Selatan, dan Singapura sangat progresif dalam memberikan izin uji coba dan mendukung pengembangan transportasi otonom. Ini membuka peluang bagi Tesla untuk berekspansi melewati batas Amerika Serikat dengan dukungan regulasi lokal yang ramah teknologi.
5. Inisiatif Federal di Amerika Serikat
Selain negara bagian, pemerintah federal AS melalui badan seperti National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) berencana membuat kerangka regulasi nasional untuk kendaraan otonom. Jika berhasil direalisasikan, ini akan menjadi dorongan besar mempercepat adopsi robotaxi Tesla di seluruh negara bagian, mengurangi variasi regulasi yang sebelumnya menjadi hambatan besar. Luck365
Kesimpulan
Texas tetap menjadi pelopor utama dengan regulasi longgar yang sangat mendukung peluncuran robotaxi Tesla secara komersial, sekaligus mulai menerapkan regulasi yang mengedepankan keselamatan. Namun, negara bagian lain seperti California dan Florida juga mulai membuka diri dengan regulasi yang mendukung uji coba dan operasional robotaxi Tesla meski dengan pendekatan yang berbeda. Di sisi lain, kota besar di AS seperti Washington, D.C. dan New York serta beberapa negara di Asia dan Eropa turut mendukung percepatan adopsi robotaxi melalui regulasi dan izin pengujian yang semakin matang. Kayasushica

