Chery J6 di Indonesia ditawarkan dalam dua varian utama yang dibedakan oleh sistem penggerak: RWD (Rear Wheel Drive) dan IWD/AWD (Intelligent All Wheel Drive). Kedua varian memakai basis bodi dan fitur utama yang sama, tetapi berbeda cukup jauh di performa, kemampuan off-road, dan harga.
Pilihan Varian dan Harga

- Chery J6 RWD: Varian penggerak roda belakang, harga mulai sekitar Rp505,5 juta on the road Jakarta, ditujukan untuk penggunaan harian dan touring ringan dengan efisiensi lebih baik.
- Chery J6 IWD/AWD: Varian dengan dua motor (depan–belakang), harga hingga sekitar Rp608 juta OTR, fokus ke performa tinggi dan kemampuan off-road lebih serius.
Keduanya adalah SUV listrik lima penumpang dengan dimensi panjang sekitar 4.406 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.715 mm, wheelbase 2.715 mm, dan ground clearance hingga 223 mm tanpa muatan.
Perbedaan Powertrain dan Performa
- J6 RWD menggunakan satu motor listrik di roda belakang dengan tenaga sekitar 184 hp dan torsi 220 Nm, baterai 65,69 kWh, klaim jarak tempuh hingga 426 km (NEDC), dan akselerasi 0–100 km/jam sekitar 10,5 detik.
- J6 IWD memakai dua motor (depan dan belakang) dengan total tenaga sekitar 275–279 PS dan torsi gabungan sekitar 385 Nm, baterai 69,77 kWh, jarak tempuh hingga 418 km, dan akselerasi 0–100 km/jam hanya sekitar 6,5 detik.
Kecepatan maksimum kedua varian sama, sekitar 150 km/jam, tetapi varian IWD terasa jauh lebih responsif ketika akselerasi dan saat menanjak atau melewati permukaan licin.
Mode Berkendara dan Kemampuan Off-Road
- J6 RWD memiliki empat mode berkendara: Eco, Normal, Sport, dan Custom, cukup untuk kombinasi hemat daya dan respons di jalan raya.
- J6 IWD mendapat mode tambahan: All Road, Slippery, Beach, dan Muddy, yang mengatur distribusi torsi kedua motor, traksi, dan bantuan rem untuk berbagai kondisi (jalan tanah, pasir, berlumpur).
Varian IWD juga lebih dioptimalkan untuk off-road ringan berkat kontrol traksi yang lebih canggih dan kemampuan membagi tenaga antara roda depan–belakang, sementara RWD lebih cocok “soft roader” yang sesekali ke jalan rusak.
Baterai, Pengisian, dan Efisiensi
- Keduanya memakai baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) yang dirancang untuk durabilitas tinggi dan stabilitas termal, dengan perbedaan kapasitas tipis (65,69 kWh vs 69,77 kWh).
- Fitur pengisian cepat serupa: ultra fast charging dari 30% ke 80% sekitar 30 menit, plus V2L 3,3 kW untuk menyuplai daya perangkat luar seperti perlengkapan camping atau peralatan kerja.
Dalam praktik, J6 RWD sedikit lebih irit karena bobot dan satu motor, sedangkan IWD mengorbankan sedikit efisiensi untuk performa dan traksi tambahan.
Fitur Interior dan Kenyamanan
- Kedua varian berbagi interior modern dengan layar cluster sekitar 9,2 inci dan head unit besar 15,6 inci yang menjadi pusat kontrol hiburan dan pengaturan kendaraan, menggunakan prosesor Snapdragon 8155.
- Fitur seperti dual panoramic sunroof, kursi belakang yang dapat dilipat rata, dan berbagai kompartemen penyimpanan (“multi-cavity cage body”) tersedia di seluruh line-up, membuat kabin tetap praktis untuk keluarga maupun aktivitas outdoor.
Perbedaan fitur interior biasanya lebih ke paket opsional (trim, aksen, atau edisi khusus seperti Phantom) dibanding varian RWD vs IWD murni, sehingga fokus pembedaan utama tetap di sistem penggerak dan mode berkendara.
Fitur Keselamatan dan ADAS
- Kedua varian sudah dibekali fitur keselamatan aktif lengkap: ABS, EBD, Brake Assist, Electronic Stability Program, Traction Control, Vehicle Dynamic Control, Hill-start Assist, Hill Descent Control, Emergency Lane Keeping, Emergency Stop Signal, dan Tire Pressure Monitoring System.
- Sistem bantuan pengemudi seperti Drive Away Information (DAI) dan beberapa fungsi ADAS lain hadir di semua varian, sehingga perbedaan utama bukan pada keamanan aktif, tetapi pada bagaimana IWD memanfaatkan sensor dan kontrol tambahan untuk mode off-road.
Secara struktur, keduanya memakai rangka all‑aluminum multi‑cavity cage yang ringan dan kuat, dengan desain khusus EV untuk melindungi baterai dan kabin ketika digunakan di medan yang lebih menantang.
Ringkasan Perbedaan Kunci
- RWD cocok untuk pengguna yang ingin SUV listrik harian dengan jarak tempuh lebih panjang, konsumsi energi lebih hemat, dan harga lebih terjangkau sekitar Rp505 juta.
- IWD/AWD ditujukan untuk pengguna yang mengutamakan performa, akselerasi cepat, dan kemampuan off-road ringan lebih serius, dengan harga sekitar Rp600 juta dan tambahan mode berkendara untuk berbagai permukaan jalan. Kayasushica
Untuk konten atau pemilihan unit, angle yang menarik adalah membandingkan “efficiency commuter” (RWD) versus “electric adventure SUV” (IWD), lengkap dengan demonstrasi mode All Road, Slippery, dan Muddy di jalur wisata pegunungan atau pantai. luck365

